Mesin Mobil “Overheat” ? Ikuti Langkah Ini

Kondisi overheat pada mobil bisa disebabkan oleh mesin yang menghasilkan panas berlebih atau sistem pendinginan kurang sempurna. Campuran udara dan bahan bakar yang kurang pas, waktu pengapian yang terlalu cepat, atau lubrication system bermasalah menjadi pemicu timbulnya panas berlebih pada mesin.

Sedangkan sistem pendinginan yang kurang sempurna bisa disebabkan oleh penyerapan dan pelepasan panas oleh mesin tidak berjalan optimal. Akibat kondisi itu, jumlah cairan di cooling system tidak mencukupi, sirkulasi air tidak sempurna, dan pelepasan panas bermasalah.

Kemacetan lalu lintas di kota-kota besar dan jalan menuju obyek wisata yang ramai dan padat membuat antrean mobil yang cukup panjang. Bagi pengendara mobil, saat menghadapi antrean itu, mungkin saja mendadak indikator penunjuk suhu mesin meninggi alias mendekati tulisan “H”. Sementara itu untuk mobil yang tak memiliki indikator berupa jarum. Mesin panas diberitahu lewat gambar “tiang dengan tiga garis di bagian atas dan di bawahnya seperti ada air” menyala merah.

Kalau sudah begitu, jangan paksakan mobil jalan karena bisa mengakibatkan mesin jebol. Nah, untuk itu, ikuti langkah-langkah di bawah ini :

1. Pinggirkan mobil segera dan langsung matikan mesin.

2. Buka kap mesin, biarkan udara bebas mempercepat proses pendinginan mesin. kemudian putar kunci kontak ke posisi “ON”. Perhatikan, apakah kipas elektrik berputar dengan normal atau mulai melemah.

3. Apabila ternyata kipas elektrik tidak bekerja, periksa sekring, thermoswitch, dan relay. Bila kendala sistem kelistrikan kipas tidak ditemui, maka langkah DARURAT adalah melepas soket kipas elektrik lalu menghubungkannya langsung ke kutub posisi (+) dan negatif (-) aki menggunakan kabel.

Perhatikan arah putaran kipas agar sesuai ketika kabel dalam kondisi normal. Bila kipas tidak berputar, berarti motor listrik rusak. Sehingga anda perlu menghubungi bengkel untuk perbaikan lebih lanjut. Jika anda member garda oto, anda hanya tinggal telpon garda akses 24 jam untuk menjemput mobil anda dan mengantarkannya ke bengkel anda, tanpa biaya.

4. Perhatikan bagian bawah mesin untuk melihat ada tidaknya kebocoran oli, blok mesin atau air radiator. Kalau Anda menggunakan radiator coolant, deteksi kebocoran akan semakin mudah karena cairan berwarna ini mudah dilihat. Jika tidak terlihat kebocoran, overheat bisa disebabkan oleh proses pendinginan mesin yang kurang maksimal atau kekurangan air pada radiator.

5. Kemungkinan kebocoran lain terjadi pada water pump, selang radiator, radiator, dan selang buntu.

6. Bila ada kebocoran, langkah DARURAT adalah dengan melepas tutup radiator sedikit demi sedikit untuk mengurangi tekanan air radiator. Ingat, jangan langsung. Setelah dingin, buka tutup radiator dan tambahkan cairan pendingin (radiator coolant) atau air murni. Kemudian coba nyalakan mesin tanpa menutup radiator.

Periksa kondisi radiator untuk melihat kondisi sirkulasi airnya berjalan dengan sempurna sesuai putaran mesin. Jika sirkulasi tidak berjalan sempurna atau kebocoran sangat deras, radiator mobil perlu diperbaiki. Sebaiknya, bawalah mobil ke bengkel terdekat. Jika anda member garda oto, anda hanya tinggal telpon garda akses 24 jam untuk menjemput mobil anda dan mengantarkannya ke bengkel anda, tanpa biaya.

Melihat dampak negatif pada overheat, sebaiknya anda selalu cek kondisi fisik mesin mobil anda sebelum anda bepergian, khususnya untuk mobil yang sudah berumur. Dengan demikian anda tidak perlu khawatir jika menempuh perjalanan.

Semoga tips ini bermanfaat.

%d bloggers like this: